Hindari
- Napas cepat yang memanaskan saat emosi sudah memuncak; dinginkan dulu.
Baca panduan lengkap (bahasa Inggris)
Pertanyaan yang sering diajukan
Yoga apa yang terbaik untuk amarah?
Latihan lambat yang menyejukkan: child's pose, pose kelinci, cat–cow, puntiran lembut sambil berbaring, dan corpse pose, dengan napas Sheetali atau Bhramari. Hindari gaya yang panas dan cepat saat emosi sudah memuncak.
Bagaimana mengendalikan amarah seketika?
Menjauhlah sejenak, turunkan bahu, lepaskan rahang, dan embuskan napas perlahan lebih lama daripada menarik napas, sekitar sepuluh kali. Tekan telapak kaki ke lantai. Putuskan tindakan hanya setelah panasnya reda.
Adakah pose yoga untuk mengendalikan amarah?
Child's pose paling cepat bagi kebanyakan orang karena menurunkan kepala dan mengarahkan perhatian ke dalam. Membungkuk ke depan sambil berdiri dengan lutut ditekuk juga membantu melepas ketegangan di leher dan punggung.
Bisakah yoga menyembuhkan masalah amarah?
Tidak. Yoga dapat membantu Anda menyadari amarah lebih awal dan menenangkan tubuh lebih cepat, dan studi awal cukup menggembirakan, tetapi amarah yang menimbulkan bahaya membutuhkan konselor, CBT, atau program pengelolaan amarah.
Apa latihan napas terbaik untuk amarah?
Sheetali (napas penyejuk) atau embusan panjang sederhana: tarik 4 hitungan, embuskan 6–8. Napas lebah berdengung juga pilihan yang baik. Lewati napas cepat seperti Kapalbhati saat marah.
Apakah yoga baik untuk anak yang mudah marah?
Ya, bila dibuat menyenangkan. Napas singa, napas "tiup lilin ulang tahun", dan child's pose membantu banyak anak tenang. Latih saat suasana tenang agar mereka ingat ketika sedang kesal.
Bagaimana melepaskan amarah yang menumpuk lama?
Latihan rutin membantu: napas lambat, gerakan lembut, dan istirahat beberapa kali seminggu, ditambah membicarakannya dengan orang yang Anda percaya atau terapis. Mencatat apa yang memicu dan apa yang membantu juga dapat menunjukkan polanya.
Yoga mendukung pengobatan, bukan menggantikannya. Tetap minum obat yang diresepkan dan bicarakan dengan dokter sebelum mulai, terutama jika Anda memiliki penyakit jantung, tekanan darah yang tidak terkontrol, baru menjalani operasi, sedang hamil, menderita epilepsi atau nyeri berat.
