Hindari
- Menghentikan obat tiroid. Shoulder stand (Sarvangasana) dan bajak (Halasana) hanya dengan guru dan jika leher sehat.
Baca panduan lengkap (bahasa Inggris)
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah yoga baik untuk gangguan tiroid?
Yoga dapat membantu mengatasi kelelahan, stres, suasana hati, berat badan, dan kaku pada gangguan tiroid, dan studi kecil pada hipotiroidisme menunjukkan hasil yang menjanjikan. Yoga mendukung pengobatan; yoga tidak menggantikan obat tiroid.
Asana apa yang terbaik untuk tiroid?
Tidak ada satu pose terbaik. Jembatan, ikan, kobra, dan kaki di dinding aman bagi kebanyakan orang. Shoulder stand dan bajak adalah pilihan tradisional, tetapi sebaiknya hanya dipelajari bersama guru dan jika leher Anda sehat.
Bisakah yoga mengurangi obat tiroid?
Dalam beberapa studi, orang yang berlatih yoga berbulan-bulan membutuhkan tiroksin sedikit lebih sedikit, tetapi dosisnya diubah hanya oleh dokter berdasarkan tes darah. Jangan pernah mengurangi atau menghentikan obat sendiri.
Apakah yoga aman untuk hipertiroidisme?
Yoga lembut yang menyejukkan biasanya aman setelah dokter mengizinkan Anda berolahraga. Hindari ruangan panas, napas cepat, dan alur berat selama denyut jantung Anda masih tinggi.
Olahraga apa yang terbaik untuk penderita tiroid?
Latihan yang paling membantu gangguan tiroid adalah kombinasi: jalan cepat atau kardio lain, sedikit latihan kekuatan, dan yoga untuk kelenturan dan stres. Pada hipotiroidisme tingkatkan perlahan; pada hipertiroidisme pastikan dulu denyut jantung terkendali.
Bolehkah saya yoga untuk tiroid saat hamil?
Boleh, dengan yoga prenatal dan persetujuan dokter. Tetap minum obat tiroid, dan hindari shoulder stand, bajak, backbend dalam, serta berbaring tengkurap.
Berapa lama sampai yoga membantu gejala tiroid?
Studi-studi tersebut berlangsung sekitar enam bulan latihan rutin. Banyak orang merasakan energi dan tidur lebih baik dalam beberapa minggu, tetapi hanya tes darah yang bisa menilai kadar tiroid.
Yoga mendukung pengobatan, bukan menggantikannya. Tetap minum obat yang diresepkan dan bicarakan dengan dokter sebelum mulai, terutama jika Anda memiliki penyakit jantung, tekanan darah yang tidak terkontrol, baru menjalani operasi, sedang hamil, menderita epilepsi atau nyeri berat.
