Cara melakukan Vrikshasana (Pose Pohon) langkah demi langkah
- Berdirilah dalam Pose Gunung dengan kaki rapat. Pilih satu titik diam di lantai atau dinding sekitar dua meter di depan dan tatap titik itu.
- Pindahkan berat badan ke kaki kanan. Renggangkan jari kaki dan rasakan seluruh telapak kaki menekan lantai.
- Tekuk lutut kiri dan putar ke samping. Gunakan tangan untuk meletakkan telapak kaki kiri di paha kanan bagian dalam, atau di betis bagian dalam — jangan pernah di lutut.
- Tekan telapak kaki dan kaki tumpuan satu sama lain. Ratakan pinggul dan biarkan tulang ekor mengarah ke bawah.
- Satukan telapak tangan di depan dada. Saat merasa stabil, angkat tangan yang menyatu ke atas kepala dengan lengan di samping telinga.
- Bernapaslah perlahan dan tahan selama 20–30 detik (3–6 napas). Sedikit goyang itu normal; terus koreksi melalui kaki tumpuan.
- Turunkan lengan, lepaskan kaki kiri ke lantai, dan berdiri dalam Pose Gunung selama satu napas. Ulangi di sisi lain.
Manfaat dan hal yang perlu diperhatikan
Manfaat
- Meningkatkan keseimbangan berdiri dan kestabilan di atas satu kaki
- Menguatkan telapak kaki, pergelangan kaki, betis, dan paha kaki tumpuan
- Membuka pinggul dan meregangkan paha bagian dalam pada kaki yang ditekuk
- Melatih konsentrasi, karena pose akan goyah saat perhatian teralihkan
- Mendorong postur tegak dengan tulang belakang yang panjang
- Latihan keseimbangan yang bermanfaat bagi lansia, dilakukan dekat dinding
- Cukup tenang dan menyenangkan untuk anak-anak dan pelajar
Hindari atau modifikasi jika
- Vertigo, keseimbangan buruk, tekanan darah rendah, atau riwayat jatuh — lakukan dengan satu tangan berpegangan pada dinding atau kursi
- Cedera lutut — jangan pernah menekan telapak kaki ke sisi lutut; letakkan di betis atau pergelangan kaki
- Keseleo pergelangan kaki atau nyeri kaki di sisi tumpuan — tunggu hingga Anda bisa berdiri nyaman di kaki itu
- Tekanan darah tinggi atau penyakit jantung — letakkan tangan di depan dada, bukan di atas kepala
- Penggantian sendi pinggul atau nyeri selangkangan — putar lutut yang ditekuk ke luar hanya sejauh yang nyaman
- Kehamilan — lakukan di samping dinding, karena keseimbangan berubah seiring pertumbuhan bayi
Masalah kesehatan yang terbantu oleh pose ini
Scoliosis · Osteoporosis and Bone Health · Flat Feet · Height and Posture · Balance and Fall Prevention · Diabetes · Memory and Concentration · Exam Stress · Parkinson’s Disease · ADHD and Attention · Autism (Children) · Social Anxiety · Self-Confidence · Memory in Older Adults · Heart Health · Hernia (Safe Movement) · Glaucoma (Safe Yoga) · Motion Sickness · Recovery After Surgery
Baca panduan lengkap (bahasa Inggris)
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu Vrikshasana dan apa manfaatnya?
Vrikshasana (pose pohon) adalah keseimbangan berdiri di satu kaki dengan telapak kaki lainnya di paha bagian dalam. Pose ini meningkatkan keseimbangan dan konsentrasi, menguatkan kaki dan pergelangan kaki tumpuan, membuka pinggul, dan mendorong postur yang baik.
Berapa lama sebaiknya menahan pose pohon?
Mulailah dengan 3 napas di setiap sisi dan tingkatkan hingga 30–60 detik. Dua atau tiga kali tahan singkat per sisi lebih baik daripada satu kali tahan panjang yang goyah.
Bolehkah meletakkan telapak kaki di lutut dalam pose pohon?
Tidak. Letakkan telapak kaki di atas lutut pada paha bagian dalam atau di bawahnya pada betis. Menekan sisi lutut dapat membebani sendi.
Mengapa saya sangat goyah dalam pose pohon?
Sedikit goyah itu normal; itu tanda sistem keseimbangan Anda bekerja. Tatap satu titik diam, tekan telapak kaki dan paha satu sama lain, dan letakkan tangan di depan dada hingga Anda merasa lebih stabil.
Apakah pose pohon baik untuk lansia?
Ya, dengan penopang. Berdirilah di samping dinding atau kursi yang kokoh, mulailah dengan versi jari kaki menyentuh lantai, dan tahan sebentar. Latihan keseimbangan seperti ini sering dianjurkan untuk lansia.
Apa perbedaan Vrikshasana dan Vrksasana?
Tidak ada. Keduanya adalah dua ejaan dari kata Sanskerta yang sama untuk pose pohon.
Apakah pose pohon aman saat hamil?
Banyak orang melakukannya selama kehamilan, tetapi keseimbangan berubah seiring membesarnya perut, jadi selalu berdirilah di samping dinding. Tanyakan kepada bidan atau dokter Anda jika ada komplikasi kehamilan.
Halaman ini untuk edukasi umum. Konsultasikan dengan dokter sebelum mulai yoga jika Anda hamil, memiliki kondisi medis, atau cedera. Berhenti jika terasa nyeri, pusing, atau sesak napas.








