Hindari
- Mengobati sleep apnea hanya dengan yoga; dengkuran keras disertai tersengal atau kantuk di siang hari memerlukan pemeriksaan tidur.
Baca panduan lengkap (bahasa Inggris)
Pertanyaan yang sering diajukan
Bisakah yoga menghentikan dengkuran?
Yoga dapat mengurangi dengkuran ringan. Latihan tenggorokan dan lidah punya bukti terkuat; yoga menambahkan pose singa, napas dengung, dan napas Ujjayi yang melatih otot serupa. Tidur miring, menurunkan berat badan, dan menghindari alkohol di malam hari sama pentingnya.
Bisakah yoga menyembuhkan sleep apnea?
Tidak. Sleep apnea memerlukan diagnosis dan pengobatan medis, biasanya CPAP. Latihan mulut dan tenggorokan dapat mengurangi jeda napas sebagai tambahan, tetapi jangan pernah berhenti memakai CPAP tanpa izin dokter.
Apa latihan terbaik untuk berhenti mendengkur?
Menekan lidah ke langit-langit mulut, menggeser lidah, mengucapkan "aaa" panjang untuk mengangkat langit-langit lunak, pose singa, dan napas dengung, dilakukan setiap hari selama beberapa minggu.
Bagaimana saya tahu dengkuran saya adalah sleep apnea?
Tanda bahayanya adalah napas berhenti sejenak, tersengal atau tercekik di malam hari, bangun tidak segar, sakit kepala pagi hari, dan mengantuk di siang hari. Temui dokter untuk pemeriksaan tidur.
Pranayama apa yang baik untuk mendengkur?
Bhramari (napas lebah berdengung), Ujjayi (napas samudra), dan Udgeeth (melantunkan Om). Lakukan perlahan, tanpa menahan napas lama.
Berapa lama latihan tenggorokan mengurangi dengkuran?
Studi latihan mulut dan tenggorokan biasanya berlangsung sekitar tiga bulan dengan latihan harian. Sebagian orang merasakan perubahan lebih cepat.
Adakah mudra yoga untuk mendengkur?
Belum ada mudra yang terbukti mengurangi dengkuran. Latihan tenggorokan, latihan napas, dan kebiasaan tidur di halaman ini lebih bermanfaat.
Yoga mendukung pengobatan, bukan menggantikannya. Tetap minum obat yang diresepkan dan bicarakan dengan dokter sebelum mulai, terutama jika Anda memiliki penyakit jantung, tekanan darah yang tidak terkontrol, baru menjalani operasi, sedang hamil, menderita epilepsi atau nyeri berat.
