Mulai latihan
  1. Beranda
  2. Mudra
  3. Adi Mudra (Mudra Pertama)

Adi Mudra (Mudra Pertama): cara melakukan, manfaat dan tindakan pencegahan

Adi mudra adalah kepalan tangan yang lembut dengan ibu jari terselip di dalam, bertumpu pada pangkal jari kelingking. Ini adalah posisi tangan bayi yang baru lahir dan mudra klasik untuk napas dada atas yang tenang.

Cara melakukannya, langkah demi langkah

  1. Duduk tegak di lantai atau di kursi dan letakkan punggung tangan di atas paha.
  2. Pada masing-masing tangan, tekuk ibu jari ke telapak tangan sehingga ujungnya bertumpu pada pangkal jari kelingking.
  3. Lengkungkan jari telunjuk, jari tengah, jari manis, dan kelingking di atas ibu jari hingga membentuk kepalan lembut, tanpa meremas.
  4. Balikkan kepalan dengan telapak menghadap ke bawah di atas paha, atau biarkan menghadap ke atas jika lebih nyaman bagi pergelangan tangan.
  5. Bernapaslah perlahan lewat hidung dan biarkan setiap tarikan napas mengangkat bagian atas dada dan tulang selangka dengan lembut.
  6. Bertahan selama 5–10 menit, lalu buka tangan, rentangkan jari lebar-lebar, dan istirahatkan.

Manfaat

  • Secara tradisional dipakai untuk menenangkan saraf dan meredakan pikiran yang gelisah
  • Secara tradisional dipakai untuk mengarahkan napas ke dada atas dalam pernapasan per bagian (klavikular)
  • Secara tradisional dipakai sebelum tidur sebagai bagian dari latihan napas yang pelan dan tenang
  • Secara tradisional dipakai untuk mengalihkan perhatian ke dalam, seperti menutup pintu dari kebisingan luar
  • Sikap tangan sederhana dan pribadi yang bisa dilakukan di mana saja tanpa diperhatikan orang lain

Perhatian

  • Adi mudra tidak menggantikan pengobatan medis. Tetap minum obat yang diresepkan dan periksakan diri ke dokter untuk masalah kesehatan.
  • Jaga kepalan tetap longgar. Jika Anda menderita radang sendi, gejala sindrom lorong karpal, atau ibu jari kaku, lengkungkan jari hanya setengah.
  • Jika napas dada atas membuat Anda cemas atau pusing, biarkan napas kembali turun ke perut dan beristirahatlah.

Baca panduan lengkap (bahasa Inggris)

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu adi mudra?

Adi mudra adalah sikap tangan di mana ibu jari dilipat ke telapak tangan dengan ujungnya di pangkal jari kelingking, lalu keempat jari lainnya menutup di atasnya membentuk kepalan lembut. Namanya berarti "mudra pertama".

Berapa lama sebaiknya adi mudra ditahan?

Lima hingga sepuluh menit sudah cukup bagi kebanyakan orang. Anda bisa mengulanginya dua atau tiga kali sehari, misalnya pagi hari dan sebelum tidur.

Apa saja manfaat adi mudra?

Manfaat adi mudra biasanya digambarkan sebagai pikiran yang lebih tenang, napas yang lebih lambat, dan tidur yang lebih mudah. Ini manfaat tradisional; mudra bukanlah pengobatan medis.

Apa perbedaan adi mudra dan Brahma mudra?

Adi mudra adalah satu kepalan di atas masing-masing paha. Brahma mudra memakai kepalan yang sama, dengan telapak menghadap ke atas dan buku-buku jari saling bersentuhan di depan pusar.

Apakah adi mudra memiliki efek samping?

Tidak ada efek samping serius yang diketahui. Jari mungkin terasa kaku, dan bernapas tinggi di dada bisa terasa tegang bagi sebagian orang. Jaga kepalan tetap longgar dan berhenti jika Anda merasa pusing.

Bisakah adi mudra dilakukan sambil berbaring?

Bisa. Berbaring telentang dengan kepalan longgar di samping tubuh sangat cocok sebelum tidur.

Mudra adalah praktik tradisional untuk fokus dan relaksasi. Penelitian tentang efek kesehatan tertentu masih terbatas; gunakan bersama perawatan medis, bukan sebagai penggantinya.

Pilih bahasa Anda